Dikirim Oleh |
: | admin |
Tanggal |
: | Rabu, 12 November 2008 19:23:30 |
Dibaca |
: | 564 Kali |
Kiriman seseorang dari Lampung, yang ditujukan kepada Sdr.Achmad Yarus (Yaya) di Jakarta.
Seruan Sang Pencipta !!
Saat kau bangun di pagi hari, Aku (Tuhan) memandangmu dan berharap engkau akan berbicara pada-KU, walaupun hanya sepatah kata Chating Dengan Tuhan meminta pendapat-KU, atau bersyukur kepada-KU atas sesuatu hal yang indah yang terjadi dalam hidupmu hari ini atau kemarin ...
Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi berkerja..
AKU kembali menanti saat kau bersiap, AKU tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapa-KU, tetapi nyatanya engkau terlalu sibuk ...
Disatu tempat, engkau duduk disebuah kursi selama lima belas menit tanpa melakukan apapun. Kemudian AKU melihat engkau menggerakan kakimu. AKU berfikir engkau berbicara kepadaKU, tetapi engkau malah mengangakat Hand phone dan menghubungi seseorang teman untuk mendengarkan kabar terbaru.
AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan AKU menanti dengan sabar, sepanjang hari dengan semua kegiatanmu !
AKU berfikir engkau terlalu sibuk mengucapkan sesuatu kepada-KU !!.
Sebelum makan siang AKU melihatmu memandang sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk berbicara kepada-KU,
itulah sebabnya mengapa engkau tidak menundukan kepalamu. Engkau memandang tiga empat meja sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut nama-KU dengan lembut sebelum mereka menyantap rizki yang AKU berikan, tetapi engkau tidak melakukannya..?!.
Masih ada waktu yang tersisa dan AKU berharap engkau akan berbicara kepada-KU, meskipun saat engkau pulang kerumah kelihatannya seakan - akan banyak hal yang harus kau kerjakan.......
Setelah tugasmu selesai, engkau menyalakan TV, engkau menghabiskan banyak waktu setiap hari didepannya, tanpa memikirkan apapun dan hanya menikmati acara yang ditampilkan.
Kembali AKU menanti dengan sabar saat engkau menonton TV sambil menikmati makanan, karena asyiknya dirimu, lagi..lagi engkau lupa menyapa-KU...!
Saat tidur, KU-pikir kau merasa terlalu lelah. Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu, kau melompat ketempat tidur dan tertidur tanpa sepatah katapun nama-KU, kau lantunkan !
Engkau menyadari bahwa AKU selalu hadir untukmu. AKU telah sabar lebih lama dari yang kau sadari. AKU bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar terhadap orang lain.
AKU sangat menyangimu, setiap hari AKU menantikan sepatah kata, Do'a, pikiran atau syukur dari pikiran dan hatimu.
Keesokan harinya .... Engkau bangun kembali dan kembali AKU menanti dengan penuh Kasih bahwa hari ini kau akan memberi-KU sedikit waktu untuk mengingat dan memanggil-KU ...
Kenikmatan hidup dan Kesehatan yang telah AKU berikan, harta yang Ku-relakan, makanan yang-KU hidangkan, anak- anak - mu yang-KU Rahmatkan, apakah hal itu tidak membuat kau ingat kepada-KU...!!!
Percayalah AKU selau mengasihimu, dan AKU tetap berharap suatu saat engkau akan menyapa-KU, memohon perlindungan Keharibaan-KU, bersujud menghadap-KU ..... yang selalu menyertaimu setiap saat.
Note : apakah kita memiliki cukup waktu untuk menyampaikan ingatan ini kepada orang-orang yang kita sayangi ...???
Untuk mengingatkan mereka bahwa segala sesuatu apapun yang kita terima saat ini, datangnya hanya dari ALLAH semata.
Sehatnya diri kita, mempunyai sahabat yang baik dan selalu menjaga silaturahmi. Anak dan keluarga kita pun sehat, Semuanya adalah Karunia Allah Yang Maha Kuasa.


Dikirim Oleh
Tanggal
Dibaca
Versi PDF
Versi Cetak



Kirim Pesan