Cinta , Takut dan Harap kepada ALLAH.

 Dikirim Oleh :
 ninakania
 Tanggal :
 Rabu, 9 September 2009 15:57:22
 Dibaca :
 691 Kali

Ketahuilah, bahwa ibadah seorang hamba harus dibangun oleh tiga pilar, dan ketiganya harus terkumpul seluruhnya dalam setiap muslim. Ibadah seseorang tidaklah akan benar dan sempurna kecuali dengan adanya pilar-pilar tersebut. Bahkan sebagian ulama mengatakannya sebagai 'rukun ibadah'. Tiga hal itu adalah "cinta, takut dan harap". Sehingga seorang salaf berkata, "Barang siapa beribadah kepada Alloh dengan cinta saja maka dia seorang zindiq, barang siapa beribadah hanya dengan khouf (takut) saja maka haruri (khowarij), barang siapa beribadah hanya dengan rasa harap saja maka dia seorang murji' dan barang siapa yang beribadah dengan cinta, takut dan harap maka dia seorang mukmin."

Cinta

Cinta adalah rukun ibadah yang terpenting, karena cinta adalah pokok ibadah. Makna cinta tidak terbatas hanya kepada hubungan kasih antara dua insan semata, namun sesungguhnya makna dari cinta itu lebih luas dan dalam. Kecintaan yang paling agung dan mulia di dalam kehidupan kita ini adalah kecintaan kita kepada Alloh. Dimana jika seorang hamba mencintai Alloh, maka dia akan rela untuk melakukan seluruh hal yang diperintahkan dan menjauhi seluruh hal yang dilarang oleh yang dicintainya tersebut. Cinta kepada Alloh juga mengharuskan membenci segala sesuatu yang dibenci oleh Alloh. Sesungguhnya apabila ditanyakan kepada setiap muslim "Apakah anda mencintai Alloh?" maka tentu dia akan menjawab "Tentu saja".

Namun pernyataan tanpa bukti tidaklah bermanfaat. Alloh tidak membutuhkan pernyataan belaka, Dia menginginkan agar kita membuktikan pernyataan kita "Aku cinta Alloh". Oleh karena itulah, Alloh menguji setiap muslim dalam firman-Nya, "Katakanlah (wahai muhammad): Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Ali Imran: 31). Ya, bukti kecintaan kita kepada Alloh adalah dengan mengikuti Rasululloh dalam segala hal. Bahkan kecintaan kita terhadap beliau harus lebih dari kecintaan kita terhadap diri sendiri dan keluarga. Beliaulah teladan baik dalam aqidah, ibadah, akhlak, muamalah dan sebagainya. Alloh berfirman, "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah." (Al Ahzab: 21)

Maka jika kita mencintai Alloh, mari kita buktikan dengan menjadikan Rasululloh sebagai panutan kita, bukan dengan menjadikan orang-orang kafir sebagai panutan, walaupun mereka itu populer dan terkenal seperti artis, selebritis dan semacamnya. Karena sesungguhnya Rosululloh bersabda "Seseorang itu akan bersama dengan orang yang dicintainya (di hari akhirat nanti)." (HR. Muslim). Dimana makna dari hadits ini adalah jika ketika di dunia kita mencintai orang-orang shaleh (seperti para rosul dan nabi) dan menjadikan mereka teladan, maka di akhirat nanti kita akan bersama mereka, dan sebaliknya jika ketika di dunia kita mencintai orang-orang kafir dan menjadikan mereka teladan, maka di akhirat nanti kita pun akan bersama mereka. Bukankah tempat mereka di akherat merupakan seburuk-buruk tempat. Duhai, betapa musibah yang sangat besar!

Takut

Pilar lainnya yang mesti ada dalam ibadah seorang muslim adalah rasa takut. Dimana dengan adanya rasa takut, seorang hamba akan termotivasi untuk rajin mencari ilmu dan beribadah kepada Alloh semata agar bebas dari murka dan adzab-Nya. Selain itu, rasa takut inilah yang juga dapat mencegah keinginan seseorang untuk berbuat maksiat. Alloh berfirman, "(Yaitu) orang-orang yang takut akan (azab) Tuhan mereka, sedang mereka tidak melihat-Nya, dan mereka merasa takut akan (tibanya) hari kiamat." (Al Anbiya: 49)

Rasa takut ada bermacam-macam, namun yang takutnya seorang muslim ialah takut akan pedihnya sakaratul maut, rasa takut akan adzab kubur, rasa takut terhadap siksa neraka, rasa takut akan mati dalam keadaan yang buruk (mati dalam keadaan sedang bermaksiat kepada Alloh), rasa takut akan hilangnya iman dan lain sebagainya. Rasa takut semacam inilah yang harus ada dalam hati seorang hamba.

Harap

Pilar berikutnya yang harus ada dalam ibadah seorang hamba adalah rasa harap. Rasa harap yang dimaksud adalah antara lain harapan akan diterimanya amal kita, harapan akan dimasukkan surga, harapan untuk berjumpa dengan Alloh, harapan akan diampuni dosa, harapan untuk dijauhkan dari neraka, harapan diberikan kehidupan yang bahagia di dunia dan akhirat dan lain sebagainya. Rasa harap inilah yang dapat mendorong seseorang untuk tetap terus berusaha untuk taat, meskipun sesekali dia terjatuh ke dalam kemaksiatan namun dia tidak putus asa untuk terus berusaha sekuat tenaga untuk menjadi hamba yang taat. Karena dia berharap Alloh akan mengampuni dosanya yaitu dengan jalan bertaubat dari kesalahannya tersebut dan memperbanyak melakukan amal kebaikan. Sebagaimana firman Alloh "Wahai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Az Zumar: 53)

Harapan berbeda dengan angan-angan. Sebagai contoh orang yang berharap menjadi orang baik maka ia akan melakukan hal-hal yang merupakan ciri-ciri orang baik, sedangkan orang yang berkeinginan menjadi orang baik namun tidak berusaha untuk melakukan kebaikan maka orang-orang inilah yang tertipu oleh angan-angan dirinya sendiri.

Urgensi Cinta, Takut dan Harap Dalam Ibadah

Ketiga pilar yang telah disebutkan di atas harus terdapat dalam setiap ibadah seorang hamba. Tidaklah benar ibadah seseorang jika satu saja dari ketiga hal tersebut hilang. Seseorang yang memiliki rasa takut yang berlebihan akan menyebabkan dirinya putus asa, sedangkan jika rasa takutnya rendah maka dengan mudahnya dia akan bermaksiat kepada Tuhannya.

Kebalikannya seseorang yang berlebihan rasa harapnya akan menyebabkan dia mudah bermaksiat dan jika rendah rasa harapnya maka dia akan mudah putus asa. Sedangkan kedudukan cinta, maka cinta inilah yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Sehingga diibaratkan bahwa kedudukan ketiga pilar ini dalam ibadah bagaikan kedudukan seekor burung, dimana rasa takut dan harap sebagai kedua sayapnya yang harus seimbang dan rasa cinta sebagai kepalanya yang merupakan pokok kehidupannya.


  Versi PDF |   Versi Cetak 

Artikel Lain Dalam Kategori "Kontribusi Sahabat"

Kesehatan

Natachiwi

Percetakan

Kategori Artikel

Jajak Pendapat


Menurut Saudara, artikel apa yang Saudara inginkan di website ini..?


 

Pesan Singkat

Calendar

« Feb 2012 »
M S S R K J S
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10

Tags Artikel

bibit tanaman, cigarret, para nabi, 4 hal, 70.000, abang, abg, al ghazali, al-hadist, al-qur'an, al-quran, allah swt, angan-angan, antasari, asing, bank indonesia, benny dolo, berjemur, berkaca, blackberry, bola, cahaya, cangkir, cantik, cici, cirebon, demo massal, depok, dialog, dialog aku dan aku, dinar, diperkosa, direktur pt putra rajawali banjaran, dollar, duit, dunia, ekonomi, emha ainun najib, famous, ganesha, gubernur, hakekat, hakim, hamba, hari esok, hari ini, hari kemaren, hasyiri, hati, hidayah, hidup adalah pilihan, home appliances, hukuman mati, ibrahim, ilahi, ilmu allah, indonesia, interior design, interview, islam sufi, jallaludin rumi, jamal, jawa, jiwa, kecanduan rokok, kecantikan, kembang matahari, kembang tanjung, kembang teratai putih, kembang wijaya kusuma, kembangan, kerbau, ketampanan, ketuhanan, kingdom, koperasi yaskum, kopi, koyo nikotin, lemah abang, libido, logika, makan, makrifat, makrifatulloh, masa depan, masa lalu, masjid istiqlal, masjidil harom, masjidl aqso, matahari, maya soetoro ng, mengenal 7, mengenal allah, metro tv online, minum, miras, muhammad saw, mushola, nasib, neraka, nur, pemerintah, pengadilan, pengembaraan, perokok, pesan utusan tuhan, pria, property, puasa, rabiah al adawiah, ramadhan, roda, rokok, rokok usb electric, ruh, rupiah, saat jatuh cinta, sby, sempurna, seribu masjid, sri mulyani, sufi, sunnah, surya paloh, syareat, syariat, syech siti jenar, syukuran, tampan, taubat, tauhid, teh hijau, terobosan kreatif, tes urin, timnas indonesia, triliun, tuhan, tuhanku, tujuh jiwa sholat, uang, umat manusia, umrah, umroh, ustadz, wajib, wiliardi, wiranto, ya allah, yaa allah, yaskum, zat aktif

Online Support

Webmaster
Status YM
Ustadz Hasyiri
Status YM
Siska
Status YM