Dikirim Oleh |
: | ninakania |
Tanggal |
: | Rabu, 29 April 2009 17:22:31 |
Dibaca |
: | 269 Kali |
Satelit Swift milik Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) merekam
obyek tertua dan terjauh yang berhasil terekam sejauh ini. Obyek
tersebut berupa ledakan energi dari sebuah bintang yang mati.
Keberadaan
obyek tersebut terdeteksi pertama kali pada 23 April lalu. Swift
merekam pancaran sinar gamma yang diperkirakan dari ledakan yang
menghasilkan radiasi tinggi.
Stasiun Bumi kemudian diarahkan
untuk mengamati cahaya pendar di sekitarnya yang terbentuk sebagai
hasil radiasi. Ledakan tersebut hanya berlangsung sekitar 10 detik dan
terjadi pada 630 juta tahun sejak alam semesta diperkirakan terbentuk.
Hasil
perhitungan menunjukkan cahaya pendar yang terekam telah menjelajahi
antariksa selama 13,1 miliar tahun cahaya hingga terekam saat ini. Usia
obyek tersebut lebih tua dari rekor obyek tertua sebelumnya, 100-200
ratus juta tahun.
Pakar astrofisika NASA, Neil Gehrels,
menyatakan, ledakan bintang mati tersebut akan menghasilkan lubang
hitam. Umur bintang itu sendiri diperkirakan sejuta tahun dan ukurannya
30 kali Matahari saat meledak.


Dikirim Oleh
Tanggal
Dibaca
Versi PDF
Versi Cetak



Kirim Pesan