Dikirim Oleh |
: | dingwidi |
Tanggal |
: | Jum`at, 27 Maret 2009 13:04:15 |
Dibaca |
: | 256 Kali |
Wilayah cirendeu terendam banjir. Hal ini terjadi untuk kedua kalinya dalam rentang waktu yang relatif singkat. jebolnya tanggul pertama kali terjadi pada bulan november 2008. Pada kejadian pertama, mengakibatkan banjir dibagian bawahnya saja. Namun pada peristiwa jebolnya tanggul Gintung kali ini hampir mirip dengan tsunami. Hingga artikel ini ditulis korban jiwa diperkirakan sebanyak 35 jiwa. belum terhitung kerugian secara materi. jika tsunami terjadi karena bencana alam, apakah jebolnya tanggul yang mengakibatkan kematian puluhan korban jiwa ini juga bencana alam? jadi siapa yang harus bertanggung jawab untuk kejadian ini?
Titik kemacetan terjadi di jembatan Ciputat sebelum Kompleks Sandratex. Setelah itu, kemacetan juga terjadi di depan Kompleks Cirendeu Permai. hal ini disebabkan banyaknya pengendara melambatkan lajunya di Jalan Raya Ciputat ditambah banyaknya kendaraan Pemprov DKI Jakarta yang mengevakuasi korban, parkir di sisi jalan.
Kejadian yang berlangsung beberapa waktu sebelum pemilu mengundang banyak partai untuk menunjukkan simpatisme dan empati di wilayah tersebut. semoga saja pemerintah dan masyarakat setempat dapat bekerja sama untuk membenahi wilayah yang telah habis tersapu air tersebut.


Dikirim Oleh
Tanggal
Dibaca
Versi PDF
Versi Cetak



Kirim Pesan