Hikmah Dibalik Musibah

Minggu, 13 Mei 2012 20:33:19 - oleh : admin
Rating: 4.7/10 (18 votes cast)
Hikmah Dibalik Musibah

Assalamualaikum wr wb.
Salam Kasih dan Sejahtera untuk Kita semua.


Puja dan puji syukur atas kehadirat
Tuhan Yang Maha Esa, yang mana atas perkenanNya sampai detik ini kita
diberikan nikmat sehat, nikmat cinta kepadaNya, serta nikmat-nikmat yang
tidak kita sadari terhampar luas dimuka bumi ini.


Tapi tidaklah pantas jika kita disebut
seorang hamba hanya bisa mensyukuri nikmat-nikmat seperti yang ada
diatas saja, akan tetapi kita juga harus mensyukuri nikmat diatas segala
kejadian, yang mana musibah, cobaan, ujian, malapetaka itu juga bagian
dari nikmat.


Hakekatnya semua dan seluruh nikmat yang
ada, baik maupun buruk itu adalah atas kehendakNya, tetapi Tuhan
memberikan kebebasan kepada hambanya untuk menentukan sikapnya sendiri,
yang mana sikap atau perilaku itu akan mendapatkan suatu balasan nikmat
atas apa yang telah diperbuatnya.


Ketika kita bisa menyadari akan musibah
yang menimpa atau yang terjadi pada diri kita, bahwasanya disanalah
letak jatidiri seorang hamba diuji dicoba oleh Tuhan Yang Maha Esa untuk
diangkat harkat dan martabatnya sesuai apa yang dikerjakannya.


Tiadalah Tuhan memberikan suatu masalah
problematika kehidupan tanpa maksud dan tujuan, baik berupa musibah,
bencana, malapetaka. Itu semua adalah bentuk rasa kasih Tuhan terhadap
hambanya agar senantiasa hamba itu bisa menyadari akan dirinya,
bahwasanya tidak akan mampu apa yang diperbuat manusia jika tidak atas
kehendakNya.


Marilah kita belajar untuk selalu
bersyukur diatas segela kejadian, tiada daya dan upaya seorang hamba
tidak atas kehendakNya maka kepasrahan menjalani atas apa yang terjadi
dalam diri kita dan selalu memohon tuntunan dan bimbinganNya agar tidak
tergelincir kedalam jalan yang salah.


Kesalahan tidak bisa kita hindari,
karena itu sudah hukumnya. Dimana kita bisa tahu letak kebenaran jika
tidak melalui proses kesalahan, dimana kita bisa mengetahui kebaikan
jika kita belum pernah melalui proses keburukan dan seterusnya.


Akan tetapi jika kita sudah melewati
proses kesalahan atau keburukan maka kita mengetahui kebenaran atau
kebaikan tak kala kita mengulang pada kesalahan atau keburukan yang sama
maka itu adalah suatu pilihan dirinya sendiri, maka bersiaplah menerima
nikmat yang akan datang menimpanya.


Maka disini marilah kita belajar jeli
akan sebuah hikmah dibalik musibah atau peristiwa, karena itu sebagai
pembelajaran diri untuk menuju kesejatian diri sebagai hamba mulia
dihadapan Tuhan Yang Maha Esa.


Tiada pengakuan diri, bahwa diri inilah
yang paling benar, diri inilah yang paling suci, diri inilah yang paling
sempurna, apa-apa yang ada dilangit dan bumi adalah milik Tuhan Yang
Maha Esa, tiada pengakuan diri kecuali Tuhan Yang Maha Esa. Tiada
kepemilikkan diri kecuali milik Tuhan Yang Maha Esa. Tuhan Yang Maha Esa
diatas segalanya, tiada yang berhak dipuja kecuali Tuhan Yang Maha Esa,
tiada yang patut kita imani kecuali Tuhan Yang Maha Esa.


Sandarkanlah segala sesuatunya kepada
Tuhan Yang Maha Esa, pasrahkanlah segala sesuatunya kepada Tuhan Yang
Maha Esa, memohonlah dan memintalah hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa,
karena Tuhan Maha Diatas Segala Kemahaannya.


Semuanya akan indah pada waktunya itulah
janji Tuhan kepada hambanya yang selalu mengandalkan tangan Tuhan dalam
kehidupannya tanpa terkecuali, tiada satupun manusia dimuka bumi ini
bisa menolong jika tidak atas kehendakNya, tiada satupun manusia yang
bisa mencegah segala sesuatunya jika tidak atas kehendakNya pula.


Akhir kata semoga kita senantiasa selalu
dalam tuntunan dan bimbingan Tuhan Yang Maha Esa, agar kita selalu di
dalam jalanNya. Amiin Allahuma Amiin (Mas Ratno)


Berita "Kontribusi Sahabat" Lainnya